Sunday, November 7, 2010

Menjalankan Kasih

 

 

kasih-dan-cinta-lillahi-taala

Yesus sangat mengecam dan menyayangkan sikap orang-orang Yahudi. Mereka ini merasa sebagai bangsa pilihan Tuhan dan kesayanganNya. Tetapi perbuatan mereka sangat jauh dari kasih.

 

Ada banyak darah dari orang yang tidak bersalah dan dari para utusan Tuhan yang tertumpah karena ulah mereka. Jadi dengan demikian apakah mereka bisa diselamatkan kalau mereka suka dengan kekerasan, kekejian dan memusuhi kasih. Mereka sama saja dengan menggali kuburan mereka sendiri. Ini menjadi dilemma bagi Tuhan. Sebab menurut janjiNya bangsa ini adalah bangsa yang Dia berkati dan pasti akan diselamatkan sebab adalah bangsa terpilih dan kesayanganNya. Tetapi kelakuannya seperti itu. Jadi apakah Tuhan mesti menarik janjiNya sendiri?

 

Tentu saja tidak. Tuhan tidak pernah mengingkari janjiNya sendiri. Oleh karena itu Dia mengirim utusan yang lebih berharga lagi daripada para nabi yang pernah mereka aniaya dan bunuh. Yaitu Tuhan mengutus DiriNya sendiri ke bumi untuk menangani dan menyelamatkan mereka umat pilihan ini.

 

Oleh karena itu kita umat Kristiani yang juga menerima perluasan dari penyelamatan Tuhan sudah seharusnya menjalankan kasih. Semua perintah Yesus yang diajarkanNya kepada kita adalah kasih itu sendiri. Yang merupakan jaminan keselamatan bagi kita. Sebab dosa adalah maut yang membuat kita mati selama-lamanya di neraka. Jadi sudah seharusnya perilaku kita berdasarkan kasih untuk semua urusan apapun. Dan kasih itu kita lakukan untuk semua orang tanpa pandang bulu.

 

Renungan ini disampaikan oleh Paroki Santo Yakobus, Kelapa Gading , Jakarta Utara

 

Sumber : http://www.media-katolik.org

No comments: